Jakarta, Gesuri.id Merayakan hari jadi yang ke-53, PDI Perjuangan kembali memperkuat fondasi perjuangannya sebagai partai yang melekat dengan denyut nadi rakyat.
Politisi PDI Perjuangan, Samuel Wattimena, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi perjuangan partai yang tidak pernah bergeser dari nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
Menurut Samuel, napas perjuangan PDI Perjuangan sejak awal berdiri adalah kombinasi antara kerakyatan yang berpihak, nasionalisme yang membebaskan, dan keadilan sosial yang nyata.
Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Setia pada rakyat dan teguh pada Pancasila bukan sekadar semboyan. Itulah napas perjuangan kami. Kami memperjuangkan keadilan sosial secara nyata, bukan sekadar menjanjikannya, ujar Samuel dalam sebuah pernyataan resmi.