Sisi Lain Ibu Negara Pertama: Puti Guntur Kenang Masakan Bengkulu dan Kebaya Fatmawati yang Penuh Identitas

Mengenang 103 Tahun Fatmawati, Puti Guntur Ungkap Kisah Haru di Balik Kain Merah Putih dan Kecitantaan pada Wastra Nusantara.
Sabtu, 07 Februari 2026 15:25 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Peringatan 103 tahun kelahiran Ibu Negara Fatmawati Soekarno yang digelar di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), menjadi momen emosional bagi keluarga besar Bung Karno.

Dalam acara bertajuk Ibu Bangsa Fatmawati Soekarno Dalam Balutan Wastra Nusantara sekaligus peluncuran Fatmawati Trophy, Puti Guntur Soekarno membagikan sisi humanis sang nenek yang jarang diketahui publik. Di hadapan keluarga besar dan kader PDI Perjuangan, Puti tidak berbicara sebagai politisi, melainkan sebagai seorang cucu yang merindukan sosok neneknya, yang akrab disapa Embu.

Bagi sejarah Indonesia, Fatmawati adalah pahlawan yang menjahit Sang Saka Merah Putih. Namun bagi Puti, Fatmawati adalah nenek yang penuh kasih sayang, yang gemar memasak masakan khas Bengkulu untuk anak dan cucunya.

Sebagai seorang nenek, hari ini saya, Mas Romy, Mas Dade, sampai hari ini masih bisa merasakan kehangatan cinta dari Ibu Fatmawati. Cinta yang sederhana dari seorang ibu, melalui masakannya, ujar Puti dengan nada haru.

Bacia:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Baca juga :