Tahlilan Guruh Soekarnoputra, Banteng Kediri Tekankan Pentingnya Merawat Budaya

Tahlil dan doa bersama digelar di lantai II kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.
Minggu, 04 Oktober 2026 06:20 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Kediri, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil dan doa bersama memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Jalan Raya Kediri-Pare, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, itu tidak sekadar menjadi momentum doa bersama. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat atas kiprah Guruh Soekarnoputra dalam seni dan kebudayaan Nusantara.

Tahlil dan doa bersama digelar di lantai II kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri. Kegiatan dihadiri pimpinan dan jajaran fungsionaris partai, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kediri, anak yatim piatu, serta puluhan warga sekitar.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Dodi Purwanto mengatakan, kepergian Guruh Soekarnoputra menjadi duka mendalam bagi keluarga besar PDI Perjuangan.

Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati itu dikenal sebagai seniman, budayawan, sekaligus politisi yang memberikan kontribusi bagi bangsa, terutama melalui bidang seni, kebudayaan dan pendidikan.

Baca juga :