Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, I Nyoman Parta: Perkuat Gotong Royong dan Kolaborasi

Pancasila tidak hanya menjadi norma statis dalam Pembukaan UUD 1945.
Senin, 01 Juni 2026 14:50 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno 2026 harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan dan pemikiran Bung Karno dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Bulan Bung Karno bukan sekadar waktu untuk mengenang sejarah. Ini adalah momentum untuk menghidupkan kembali keberanian Bung Karno dalam melihat persoalan bangsa secara jujur dan menyelesaikannya dari akarnya, ujar I Nyoman Parta dikutip Senin (1/6/2026).

Menurutnya, Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai norma statis yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, tetapi harus menjadi ideologi yang hidup dan bekerja dalam setiap arah pembangunan nasional.

Pancasila tidak hanya menjadi norma statis dalam Pembukaan UUD 1945, tetapi menjelma sebagai ideologi yang bekerja dan menjadi tuntunan setiap arah kebijakan pembangunan nasional, katanya.

Ia menjelaskan, sebagai ideologi yang bekerja, Pancasila harus mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan bangsa, mulai dari ketimpangan ekonomi, kemiskinan, hingga praktik korupsi.

Baca juga :