Jakarta, Gesuri.id - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi masyarakat Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, yang konsisten menjaga tradisi dan kearifan lokal Suku Using melalui Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir.
Memasuki penyelenggaraan ke-13, festival yang digelar pada Sabtu (7/11/2026) malam itu kembali menjadi panggung keramahan warga dalam menyambut tamu.
Festival ini menjadi bagian dari upaya menjaga semangat gotong royong. Masyarakat iklas dan senang menyuguhkan kopi secara gratis kepada siapa saja, bahkan kepada orang yang belum dikenal, ujar Ipuk.
Menurut Ipuk, tradisi minum kopi masyarakat Using bukan sekadar kebiasaan, melainkan simbol persaudaraan. Filosofi tersebut terangkum dalam semboyan _Sak Corot Dadi Sakduluran_, yang berarti sekali seduh menjadi saudara.
Meski sederhana, cara ini menjadi kekuatan untuk merajut persaudaraan dan persatuan, lanjut politisi PDI Perjuangan itu.