40 Ribu UMKM Aceh Utara Terancam Bangkrut, Syibral Mulasi Desak Pemerintah Beri Bantuan Modal

​Saat ini, para pelaku UMKM di Aceh Utara berjuang mandiri di tengah keterbatasan untuk mempertahankan sumber penghidupan mereka.
Senin, 29 Juni 2026 05:32 WIB Jurnalis - Meyrza ashrie tristyana

​Aceh Utara, Gesuri.id Sektor ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Utara kini berada dalam kondisi kritis pascabencana.Hampir 40.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak serius. Peristiwa ini dinilai sebagai salah satu pukulan terberat bagi perekonomian lokal dalam beberapa tahun terakhir.

​Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi secara menyeluruh.

Banyak pelaku UMKM kehilangan tempat usaha akibat stok barang dan peralatan yang hanyut terbawa arus. Akses distribusi dan pasar yang terputus membuat para pelaku usaha semakin sulit untuk bangkit kembali.

Baca:Terobosan dan Torehan Segudang PrestasiGanjarPranowo

​Menanggapi situasi darurat ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara, Syibral Mulasi, S.H., menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan intervensi kebijakan yang cepat dan tepat. Tanpa tindakan nyata, ribuan pelaku UMKM berpotensi mengalami kebangkrutan permanen.

Baca juga :