Jakarta, Gesuri.id-Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur digital untuk mengatasi kesenjangan konektivitas di Provinsi Banten, khususnya wilayah Banten Selatan yang hingga kini masih menghadapi persoalan blank spot.
Menurutnya, pemerataan akses digital menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Yang pertama membahas dulu adanya kesenjangan antara daerah-daerah baik kabupaten kota di wilayah Banten. Begitu juga wilayah Banten Selatan itu masih terkendala dengan masalah-masalah banyaknya blank spot, juga masih ada kekurangan misalnya fasilitas yang harus disediakan, ujar TB Hasanuddin kepada Parlementaria usai pertemuan pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Tangerang Selatan, Banten, dikutip Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa masih terbatasnya akses digital di sejumlah wilayah berdampak langsung terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Mulai dari akses pendidikan, layanan publik, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seluruhnya membutuhkan dukungan konektivitas yang memadai agar dapat berkembang secara optimal.
Menurut TB Hasanuddin, kesenjangan akses digital berpotensi menghambat masyarakat dalam memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang semakin banyak beralih ke platform digital. Karena itu, pembangunan infrastruktur telekomunikasi perlu terus dipercepat agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.