Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, mengapresiasi kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di bawah kepemimpinan Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus mempertahankan kualitas aset di tengah ketidakpastian ekonomi global. Apresiasi tersebut disampaikannya dalam Diskusi Strategis Komisi VI DPR RI bersama jajaran BNI di Jakarta.
Di tengah tantangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, capaian ini menunjukkanBNI mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dengan prinsip kehati-hatian. Ini merupakan kinerja yang patut diapresiasi, ujar politisi PDI Perjuangan itu dikutip Senin(20/7/2026).
Menurut Darmadi, BNI mencatatkan kinerja yang sehat dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 34,3 persen menjadi Rp1.100,6 triliun. Selain itu, dana murah (current account savings account atau CASA) tumbuh 26,6 persen menjadi Rp731,6 triliun, sedangkan penyaluran kredit meningkat 20,1 persen menjadi Rp919,3 triliun.
Di sisi profitabilitas, BNI juga membukukan laba bersih sebesar Rp5,7 triliun atau tumbuh 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Darmadi menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan BNI menjaga pertumbuhan bisnis tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan usaha.
Ia juga mengapresiasi peningkatan kualitas pengelolaan risiko yang tercermin dari membaiknya sejumlah indikator, seperti Loan at Risk (LaR) yang turun dari 10,9 persen menjadi 8,6 persen, Non Performing Loan (NPL) yang membaik menjadi 1,9 persen, serta Loan to Deposit Ratio (LDR) yang turun menjadi 83,5 persen sehingga menunjukkan kondisi likuiditas yang semakin terjaga.