Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan dorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera membangun sistem pemantauan penerangan jalan umum (PJU) berbasis digital, agar titik lampu padam dapat terdeteksi secara real time tanpa harus menunggu laporan masyarakat.
Dorongan ini seiring rencana Pemkot menambah 10.000 titik PJU baru pada 2026. Target itu meningkat signifikan dibanding realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 6.022 titik, di luar program pemeliharaan dan penggantian lampu rusak.
Menurut Eri, penambahan PJU merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus menekan potensi kriminalitas piada malam hari. Hingga Februari 2026, jumlah PJU di Surabaya tercatat sebanyak 123.814 titik.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Namun demikian, ia menilai perlu ada lompatan dalam sistem pengelolaan. Ke depan, Pemkot tidak cukup hanya menambah titik baru, tetapi juga harus memastikan seluruh PJU dapat terpantau secara cepat dan akurat.