Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi mengatakan, dirinya menerima laporan mengenai dugaan masih adanya tarikan tak resmi dari pihak SMA dan SMK Negeri kepada para siswa.
Ada semacam tarikan yang diduga tidak resmi. Saya beberapa kali menangani hal itu dan kebetulan tidak hanya di Surabaya. Seperti kemarin ada yang DM ke Instagram saya, itu dari kota-kabupaten lain, juga ada seperti itu, ungkap Fuad Benardi, Kamis (22/1).
Mantan Ketua Karang Taruna Surabaya tersebut menyampaikan bahwa permasalahan tarikan biaya di SMA dan SMK Negeri merupakan kasus yang berulang terjadi. Namun hingga kini tidak ada penyelesaian konkret dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ya, jadi memang kita sudah memperingatkan dinas pendidikan. Terus kemudian juga menyampaikan kepada Gubernur dan juga Wagub bahwa ini memang masih terjadi hal seperti ini, ujarnya.
Bahkan pada saat rapat dengan Dinas Pendidikan, kita juga menyampaikan, bahkan kepala dinas itu menyampaikan kalau memang ada tarikan apapun yang sifatnya itu wajib dan itu berpengaruh kepada nilai anak-anak dan diancam sampai tidak naik kelas, itu ngomong ke beliau, nanti akan dibereskan, beber Fuad.