Imlek 2577, Bupati Sujiwo: Perbedaan Adalah Kekuatan yang Harus Dirawat Sebagai Modal Utama

Kehadiran Bupati Sujiwo pada perayaan Imlek di Sungai Kakap menjadi momentum memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.
Rabu, 18 Februari 2026 10:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya menjaga persatuan dan keharmonisan antarumat beragama. Hal itu disampaikannya pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 sekaligus peresmian lampion terbesar di Vihara Tri Dharma Hiang Thian Siang Tie, Kecamatan Sungai Kakap, Senin malam (16/2/2026).

Kehadiran Bupati Sujiwo pada perayaan Imlek di Sungai Kakap tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kubu Raya yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya. Ia menegaskan perbedaan merupakan kekuatan yang harus dirawat sebagai modal utama membangun daerah.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Perbedaan suku, agama, dan budaya harus kita jadikan modal utama merajut persatuan dan kesatuan, ujar Sujiwo.

Ia menekankan negara menjamin kebebasan setiap warga untuk memeluk agama dan menjalankan ibadahnya, termasuk umat Konghucu yang merayakan Tahun Baru Imlek. Karena itu, pemerintah daerah wajib hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Sebagai kepala daerah, saya wajib menjamin semua umat beragama bisa menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman. Tidak boleh ada yang mengganggu perayaan keagamaan siapapun, tegasnya.

Baca juga :