Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto menanggapi permintaan iuran sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,8 triliun untuk masuk Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Utut Adianto memastikan iuran menjadi anggota Dewan Perdamaian untuk Gaza tersebut tidak dianggarkan dalam APBN.
Namun, Utut menyatakan tidak menutup kemungkinan ada sumber pembiayaan lain yang sah.
Kalau dari APBN kan kita belum slot ya. APBN itu digedok tanggal 23 September tahun lalu. Ketika digedok 187,1 triliun, tentu tidak ada itu, kata Utut Adianto, dikutip Selasa (27/1).
Meskipun demikian, jika ada pembiayaan dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, maka iuran untuk bergabung Dewan Perdamaian bisa dianggap sebagai kebanggan nasional.