Jakarta, Gesuri.id - Kader Muda PDI Perjuangan yang juga pengamat sosial Hizkia Darmayana meminta masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara, untuk tetap tenang dan memercayakan sepenuhnya proses pengusutan insiden pawai takbiran di Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, pada Jumat malam, 20 Maret 2026, kepada Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara.
Hizkia yang juga merupakan Tenaga Ahli Anggota Komisi III DPR RI itu menegaskan, aparat Polres Halmahera Utara di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., memiliki kapasitas dan profesionalitas untuk menangani kasus tersebut secara transparan, objektif, dan berkeadilan.
Saya mengajak seluruh masyarakat Halmahera Utara untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi, apalagi oleh isu-isu bernuansa Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) yang berpotensi merusak kerukunan antar umat beragama, ujar Hizkia dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya dukungan publik terhadap aparat penegak hukum agar proses penyelidikan berjalan lancar dan menghasilkan keadilan bagi semua pihak.
Insiden itu terjadi pada malam takbiran, Jumat (20/03/2026), di sekitar wilayah Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika seorang pelaku berada di seberang jalan depan Polsek Tobelo untuk membeli air mineral.