Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, mengritik lemahnya pengawasan transportasi darat menyusul kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, yang menewaskan 18 orang.
Menurutnya, tragedi tersebut bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan alarm keras atas kegagalan sistem pengawasan transportasi dan infrastruktur jalan di Indonesia.
Ini sangat memprihatinkan. Bagaimana mungkin sebuah bus yang izinnya sudah mati sejak tahun 2020 masih bisa bebas beroperasi di jalan raya, ujarnya, dikutip Selasa (12/5/2026).
Edi menilai, fakta bahwa bus tersebut masih beroperasi menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pengawasan administrasi kendaraan maupun pengawasan operasional di lapangan. Ia juga menyinggung dugaan penggunaan pelat nomor palsu yang memperlihatkan lemahnya kontrol terhadap kendaraan angkutan umum.
Bahkan, kata Edi, muncul dugaan penggunaan pelat nomor palsu. Artinya ada persoalan serius dalam pengawasan, baik dari sisi administrasi kendaraan maupun pengawasan operasional di lapangan.