Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyoroti masih tingginya angka pekerja di wilayahnya yang belum menyentuh program jaminan sosial.
Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 1,88 juta atau 72,32 persen pekerja formal maupun informal di Kalbar yang belum terakomodasi dalam sistem jaminan sosial ketenagakerjaan.
Hal tersebut ditegaskan Krisantus saat menerima audiensi Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Swartoko, di Pontianak, Jumat (22/5).
Baca:TPN TegaskanGanjarSosok Yang Dekat Dengan Masyarakat
Pertemuan ini berfokus pada penguatan sinergi lintas sektor guna mengejar target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 45,58 persen pada akhir tahun 2026.