Nunukan, Gesuri.id - Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, menyampaikan enam usulan terkait pertahanan, pembangunan infrastruktur dan penyelesaian persoalan kawasan perbatasan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin.
Penyampaian usulan tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja Menteri Pertahanan di Satuan Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 881/Baratama Dharma, Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku. Dalam kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat pertahanan negara di wilayah terluar.
Dukungan Kementerian Pertahanan diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi pengungkit percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan strategis yang dihadapi masyarakat di wilayah perbatasan negara, ujar H. Irwan Sabri, dikutip Selasa (6/10/2026).
Adapun enam poin usulan strategis yang disampaikan meliputi pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan eks OBP B2700B3100 di Sungai Sinapad-Sungai Sesai, penyelesaian persoalan Outstanding Boundary Problem (OBP) termasuk ganti untung warga terdampak perubahan garis batas di Desa Seberang seluas 4,7 hektare serta pemanfaatan lahan 127 hektare di Sebatik Barat.
Selain itu, Bupati juga mendorong percepatan pengoperasian PLBN Sebatik dan pembukaan jalur exit-entry point SebatikTawau, penguatan pengawasan pekerja migran Indonesia (PMI) serta pencegahan TPPO, pembangunan konektivitas jalan Long SemamuLong Midang di Krayan, hingga penataan kawasan latihan tempur TNI AD seluas sekitar 277.859 hektare dengan memperhatikan hak-hak masyarakat dan legalitas lahan.