Komarudin Watubun: Turunnya Transfer ke Daerah Lemahkan Kemandirian dan Semangat Otonomi Daerah

“Di daerah efisiensi, tapi di pusat justru bertambah. Ini tidak konsisten,” ujar Komarudin.
Minggu, 05 April 2026 20:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun mengritik kebijakan penurunan transfer ke daerah yang dinilai berpotensi melemahkan kemandirian dan semangat otonomi daerah saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi II DPR RI di Pekanbaru, Riau.

Di daerah efisiensi, tapi di pusat justru bertambah. Ini tidak konsisten, ujarnya, dikutip Minggu (5/4).

Ia menilai kondisi tersebut dapat menimbulkan ketimpangan antara pusat dan daerah, serta menghambat pembangunan di daerah. Komarudin juga mengingatkan bahwa ketidakadilan dalam relasi pusat dan daerah berpotensi menimbulkan persoalan serius.

Setiap gejolak itu berangkat dari rasa ketidakadilan, tegas Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini.

Karena itu, ia mendorong adanya kebijakan yang lebih berimbang serta penguatan peran BUMD sebagai salah satu sumber pendapatan alternatif daerah. Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisi II DPR RI juga menyoroti pentingnya optimalisasi BUMD, termasuk bank daerah seperti Bank Riau Kepri Syariah, sebagai upaya mengurangi ketergantungan daerah terhadap transfer dari pemerintah pusat.

Baca juga :