Komisi V DPR Desak Menhub Integrasi Sinyal Buntut Kecelakaan KA di Bekasi

Lasarus mendesak agar integrasi persinyalan kereta api segera dikerjakan.
Jum'at, 21 Agustus 2026 12:02 WIB Jurnalis - Ali Imron

Jakarta, Gesuri.id- Komisi V DPR rapat kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi membahas anggaran hingga sejumlah isu lainnya. Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi V DPR Lasarus sempat mempertanyakan perkembangan integrasi sinyal buntut kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Ada temuan yang menarik dan saya juga mendapat telepon dari sana-sini, Pak Menteri, terkait dengan integrasi persinyalan, Pak. Ini saya harap nanti integrasi persinyalan bisa ditangani dengan cepat, Pak Menteri, kata Lasarus saat rapat kerja di Komisi V DPR kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).

Lasarus mendesak agar integrasi persinyalan kereta api segera dikerjakan. Jika tidak sanggup, Lasarus mengusulkan agar persoalan sinyal dilimpahkan kepada PT KAI.

Apakah kewenangan ini tetap dipegang Kemenhub atau, kalau tidak, limpahkan saja ke PT KAI. Karena kemarin seperti yang kita sampaikan ada perintah dari selatan ke timur, gitu loh, dari selatan perintah ke timur, tapi timur tidak memerintahkan ke tempatnya kereta yang menabrak kereta berikutnya, ucap dia.

Lasarus menekankan persoalan sinyal ini menjadi sorotan karena jadi salah satu temuan paling signifikan oleh KNKT terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Politikus PDIP itu juga mengatakan sinyal-sinyal yang ada ini tidak bisa terintegrasi karena pengadaannya yang berbeda produk.

Baca juga :