Jakarta, Gesuri.id - Komisi X DPR RI menyatakan dukungan terhadap usulan tambahan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp3,456 triliun. Namun, DPR menegaskan agar Kemenpora memberikan penjelasan yang lebih detail terkait kebutuhan anggaran, indikator capaian, serta roadmap prestasi olahraga nasional.
Wakil Ketua Komisi X Fraksi PDI Perjuangan DPR RI MY Esti Wijayati, dikutip dari Parlementaria, mengatakan, tambahan anggaran tersebut tidak cukup hanya dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya, melainkan harus berbasis pada target-target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20252029.
Tambahan anggaran sebesar Rp3,456 triliun tentu harus dilandasi dengan penjelasan yang konkret. Kemenpora perlu menyampaikan baseline capaian 2025 dan proyeksi ke depan, sehingga kita punya referensi jelas saat memperjuangkannya di Banggar, ujar MY Esti saat Raker Komisi X bersama Menpora di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/08/2025).
Ia menekankan, indikator Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) harus menjadi acuan utama dalam pengajuan anggaran. Ia juga menyoroti target peningkatan peringkat Indonesia di Asian Games dari posisi 14 menjadi 11 besar, yang menurutnya memerlukan strategi terukur dan peta prestasi yang detail.
Kalau bicara prestasi, dulu kita membahasnya detail. Dari cabang olahraga mana emas bisa bertambah, dari mana perunggu bisa naik. Itu harus nampak jelas agar target peringkat bisa tercapai. Anggaran besar tanpa roadmap prestasi hanya akan jadi formalitas, tegas wakil rakyat dari Dapil DIY ini.
Selain itu, DPR juga menyoroti penyusunan dokumen Rencana Strategis Kemenpora 20252029, peta jalan kepramukaan, serta desain besar kepemudaan nasional. Dengan dokumen perencanaan yang utuh, DPR berharap tambahan anggaran dapat mendukung peningkatan kualitas pemuda dan memperkuat daya saing olahraga Indonesia di kancah internasional.