Koster Pastikan 11 Ribu Pencalang Siap Amankan Bali Saat Hari Raya Nyepi Saka 1948

Arahan itu penting mengingat Hari Raya Nyepi 2026 berhimpitan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Minggu, 08 Maret 2026 23:00 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Gubernur Bali Wayan Koster mengumpulkan 11 ribu pecalang atau satuan pengamanan desa adat mengikuti apel pengamanan Hari Raya Nyepi Saka 1948.

Ini lebih dari 11 ribu yang hadir, pecalang dari seluruh Bali, arahannya agar pecalang seluruh Bali itu solid dan semangat ngayah (mengabdi) dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi menjaga wewidangan (wilayah) desa adat agar keamanan Bali terjaga dengan baik, kata Koster di Denpasar, Sabtu.

Orang nomor satu di pemerintahan Provinsi Bali itu memandang arahan itu penting mengingat Hari Raya Nyepi 2026 berhimpitan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah, bahkan ada potensi malam takbiran jatuh pada hari H Nyepi pada Kamis (19/3).

Baca:GanjarPranowo Ajak Kader Banteng NTB Perkuat Nilai Perjuangan

Secara spesifik tahun ini dalam rangka pengamanan Hari Raya Nyepi yang berhimpitan dengan Hari Raya Idul Fitri supaya Bali ini tetap kondusif dan citra pariwisata Bali baik, ujar Koster.

Baca juga :