Jakarta, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Simalungun, H. Mariono, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun segera mengajukan permohonan kepada pengelola jalan tol untuk membangun pintu keluar (exit tol) di Kecamatan Ujung Padang.
Menurutnya, keberadaan exit tol tersebut akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Batubara.
Kalau ada exit tol di Ujung Padang, bukan hanya masyarakat Ujung Padang dan Bosar Maligas yang menikmati aksesnya. Warga dari Batubara, Tanjung Tiram, sampai Sei Balai juga akan melintas dari situ karena lebih dekat daripada ke Limapuluh, kata Mariono, Selasa (4/8/2026).
Mariono menjelaskan, Kecamatan Ujung Padang memiliki posisi yang strategis karena berbatasan dengan sejumlah wilayah di Kabupaten Batubara, seperti Tanjung Tiram dan Sei Balai. Dengan adanya pintu keluar tol di kawasan tersebut, masyarakat dari berbagai daerah diyakini akan lebih memilih menggunakan akses Ujung Padang dibandingkan pintu tol Limapuluh.
Kalau lalu lintasnya ramai, perputaran ekonomi pasti ikut bergerak. Masyarakat Ujung Padang akan merasakan dampaknya, ucapnya.