Minahasa Tenggara, Gesuri.id - Bupati Minahasa Tenggara yang juga politisi PDI Perjuangan Ronald Kandoli, didampingi Wakil Bupati Fredy Tuda dan Sekretaris Daerah David H. Lalandos memimpin Rapat Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (05/03).
Bupati Ronald Kandoli mengungkap temuan mengejutkan dari BPK terkait manipulasi kehadiran. Terdeteksi lebih dari seribu Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemkab Mitra terindikasi menggunakan aplikasi Fake GPS untuk mengelabui sistem absensi.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi internal secara total.
Pimpinan perangkat daerah jangan ragu mengambil langkah tegas. ASN yang kurang disiplin harus segera dibina sesuai ketentuan perundang-undangan, tegas Bupati.
Selain masalah disiplin, Bupati mengingatkan batas waktu penyerahan Laporan Keuangan adalah tanggal 16 Maret. Ia meminta seluruh jajaran bekerja cepat untuk merampungkan laporan tersebut agar dapat segera diserahkan kepada BPK.