Rokhmin Dahuri Dorong Inovasi Garam Kristal Indramayu, Motor Ekonomi Pesisir

Selama ini produksi garam dengan metode konvensional melalui penguapan biasa hanya sekitar 70 ton per hektare per tahun.
Sabtu, 09 Mei 2026 18:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri mendorong pengembangan inovasi garam kristal di Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Menurutnya, terobosan produksi garam kristal yang dikelola Yayasan Sas Nalendra Darma Raga bersama kelompok petambak setempat memiliki potensi besar meningkatkan kesejahteraan petani garam dan memperkuat kemandirian garam nasional.

Buat saya ini breakthrough atau terobosan yang bagus. Selama ini produksi garam dengan metode konvensional melalui penguapan biasa hanya sekitar 70 ton per hektare per tahun, ujar Prof. Rokhmin saat meninjau lokasi produksi garam kristal di Juntinyuat, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Menteri Kelautan dan Perikanan periode 20012004 itu menjelaskan, inovasi garam kristal harus ditopang oleh empat pilar utama agar tidak berhenti sebatas eksperimen. Pilar pertama adalah efisiensi tinggi melalui metode produksi yang lebih produktif dibanding cara tradisional.

Pilar kedua adalah orientasi bisnis. Menurutnya, inovasi hanya akan bertahan apabila mampu memberikan keuntungan nyata bagi petambak. Fokus utamanya ialah memastikan masyarakat pesisir memperoleh nilai tambah secara ekonomi dari pengembangan teknologi tersebut.

Baca juga :