Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menyoroti perkembangan teknologi face recognition di tengah pesatnya kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih. Ia menilai kemajuan teknologi ini membawa peluang besar sekaligus tantangan serius, khususnya terkait perlindungan identitas dan keamanan data biometrik.
Bagaimana masa depan face recognition di era Al yang makin canggih? katanya dikutip Kamis (12/2).
Menurutnya, kemampuan AI saat ini telah berkembang pesat hingga mampu menciptakan visual wajah yang sangat realistis dan sulit dibedakan dari manusia asli.
Teknologi Al kini mampu mengenerate wajah yang nyaris tak bisa dibedakan dari manusia nyata, lengkap dengan tekstur kulit, pencahayaan alami, dan detail realistis. Di satu sisi ini adalah lompatan besar kreativitas digital. Namun di sisi lain, ini membuka pertanyaan serius tentang etika, identitas, dan keamanan data biometrik, ujarnya.
Sarifah menekankan bahwa teknologi pengenalan wajah dan generative AI memanfaatkan data biometrik yang bersifat sangat personal, sehingga membutuhkan pengelolaan yang bertanggung jawab.