Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam menilai dibukanya kembali Selat Hormuz selama dua pekan, menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat stok energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik.
Menurut dia, momentum tersebut harus dimanfaatkan pemerintah untuk mempercepat impor dan mengamankan cadangan energi dalam negeri.
Di sisi lain, mumpung ada masa relaksasi ini, pemerintah juga harus berpikir ke depan. Ini saat yang tepat untuk memperkuat stok energi nasional, kata Mufti, dikutip Jumat (10/4/2026).
Impor harus dipercepat, stok harus diamankan sebanyak mungkin, selama harga masih relatif terkendali, sambungnya.
Politikus PDI Perjuangan itu mengingatkan, kondisi tersebut belum tentu berlangsung lama, sehingga pemerintah tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang ada.