Selly Nilai Indonesia Masih Terjebak pada Pola Tanggap Darurat Bencana

Padahal, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana sangat tinggi, Indonesia dituntut menggeser paradigma kebijakan.
Rabu, 28 Januari 2026 11:47 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriani Gantina menilai penanggulangan bencana di Indonesia masih terjebak pada pola tanggap darurat bencana, saat menghadapi musibah bertubi-tubi.

Padahal, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana sangat tinggi, Indonesia dituntut menggeser paradigma kebijakan menuju upaya preventif dan mitigasi yang berkelanjutan.

Menurut Selly, kebijakan pemerintah pusat maupun daerah selama ini cenderung baru bergerak setelah bencana terjadi. Pola pikir tersebut berdampak pada penggunaan anggaran kebencanaan yang sebagian besar habis untuk penanganan pascabencana, bukan untuk pencegahan.

Baca:Inilah Profil dan BiodataGanjarPranowo

Mindset kita ini masih mindset kedaruratan. Padahal ke depan harus diubah menjadi mindset preventif dan mitigasi. Selama ini anggaran kebencanaan hampir semuanya digunakan saat bencana terjadi, ujar Selly usai kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI ke Kantor Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (24/1).

Baca juga :