Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menilai pengelolaan arus mudik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan besar, terutama terkait tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan sepeda motor menjelang Mudik Lebaran 2026.
Mudik, balik kampung, chunyun, seker bayram, atau apapun istilahnya, adalah sebuah tradisi budaya global dengan tema sama: aktivitas pulang ke kampung halaman, yang dilakukan secara serentak selama masa-masa cuti atau libur hari raya, kata Sofwan, dikutip Rabu(18/3/2026).
Menurut Sofwan, tradisi mudik merupakan fenomena global yang juga terjadi di berbagai negara dengan tantangan serupa, yakni kesiapan infrastruktur transportasi serta manajemen pergerakan manusia dalam jumlah besar.
Ia menilai Indonesia telah mengalami perkembangan dalam pengelolaan mudik seiring meningkatnya peran negara dalam membangun sistem transportasi dan infrastruktur.
Dalam keterangannya, Sofwan juga mengutip pandangan jurnalis senior Goenawan Mohamad terkait kerasnya pengalaman mudik di masa lalu.