Terima Nota Keuangan dari Prabowo, Puan Ingatkan Keberhasilan APBN Dilihat dari Pemenuhan Harapan dan Kebutuhan Rakyat

"APBN adalah pilihan politik,  ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan."
Jum'at, 14 Agustus 2026 16:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026-2027 sebagai tanda dimulainya tahun ketiga masa bakti DPR RI periode 2024-2029. Dalam rapat paripurna ini, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya.

Penyampaian RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya disampaikan Prabowo kepada Puan sebagai Ketua DPR dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026) sore. Rapat paripurna ini digelar usai Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD tahun 2026.

Terkait pemberian Nota Keuangan oleh Pemerintah, Puan mengatakan bahwa keberhasilan kinerja APBN diukur dari seberapa besar pemenuhannya terhadap harapan rakyat dan banyaknya kehidupan rakyat yang dapat diubah menjadi lebih baik.

APBN adalah pilihan politik, tentang ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan oleh rakyat, kata Puan dalam pidato pembukaan masa sidang DPR.

Puan menyampaikan, pada tahun 2000 APBN berada pada besaran Rp 197 trilliun. Sedangkan pada tahun 2010, APBN mencapai angka sebesar Rp 1.126 triliun.

Dalam 10 tahun tersebut, Belanja Negara naik hampir 6 kali lipat, lanjutnya.

Baca juga :