Yeremia Mendrofa Minta Upaya Pencegahan & Edukasi Kasus Diabetes di Banten yang Tembus 94 Ribu, Diperkuat!

Diabetes bukan lagi penyakit yang hanya menyerang lansia, tetapi sudah banyak ditemukan pada usia produktif bahkan usia muda.
Jum'at, 19 Juni 2026 12:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan, Yeremia Mendrofa, meminta seluruh pihak memberikan perhatian serius terhadap tingginya angka kasus diabetes melitus (DM) di Provinsi Banten yang hingga Juni 2026 mencapai 94.607 kasus. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera direspons melalui penguatan program pencegahan dan edukasi kesehatan masyarakat.

Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Diabetes bukan lagi penyakit yang hanya menyerang lansia, tetapi sudah banyak ditemukan pada usia produktif bahkan usia muda. Jika tidak ditangani dengan baik, dampaknya akan sangat besar terhadap kualitas kesehatan masyarakat dan produktivitas daerah, kata Yeremia, dikutip Jumat (19/6/2026).

Menurut Yeremia, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, mayoritas penderita diabetes justru berasal dari kelompok usia produktif. Kondisi ini menunjukkan bahwa diabetes tidak lagi identik sebagai penyakit yang hanya menyerang kelompok lanjut usia.

Ia menilai tingginya jumlah penderita diabetes juga berpotensi meningkatkan beban pembiayaan kesehatan pemerintah daerah apabila tidak diimbangi dengan langkah-langkah pencegahan yang optimal.

Karena itu, Yeremia mendorong Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan untuk memperkuat program promotif dan preventif, serta tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan.

Baca juga :