Ini Makna Semar dalam Kampanye Ganjar-Mahfud

Maestro seniman asal Surakarta itu meninggal dunia seusai pentas dalam kampanye pamungkas Ganjar-Mahfud.
Minggu, 11 Februari 2024 06:15 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Surabaya, Gesuri.id - Pengamat budaya Universitas Airlangga Surabaya Puji Karyanto menjelaskan makna Semar yang dimainkan seniman Blacius Subono saat kampanye pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (10/2).

Maestro seniman asal Surakarta itu meninggal dunia seusai pentas dalam kampanye pamungkas Ganjar-Mahfud.

Blacius Subono berperan menjadi Semar yang memberikan sejumlah wejangan kepada pasangan calon tersebut.

Dikatakan pula bahwa secara umum Semar dianggap sebagai salah satu dayang tanah Jawa. Selain itu, Semar menggambarkan sosok rakyat yang jujur dan bijaksana

Banyak sekali ajaran agama yang sebenarnya ajaran-ajaran klasik Jawa. Namun, kemudian disemarkan seperti ojok dumeh, memayu hayuning bawono (menyatu, membuat dunia menjadi indah), ujar Puji.

Blacius Subono, kata dia, mengungkap hal itu pada saat kampanye Ganjar seperti Hasto Broto atau profil pemimpin yang ideal.

Semar selalu mengingatkan jangan lupa bahwa tuan seorang kepala negara adalah rakyat. Jabatan yang dipegang merupakan mandat dari rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

Saya tidak tahu apakah itu dalam konteks penyampaian harapan beliau kepada pasangan Ganjar-Mahfud. Akan tetapi, pemimpin yang secara ideal itu memiliki ciri-ciri kepimpinan Hasto Broto, mamayu hayuning bawono kan begitu toh, ujar dosen FIB Unair tersebut.

Namun, jika itu diucapkan oleh pendukung pasangan Ganjar-Mahfud, relatifnya adalah paslon tersebut diharapkan menjadi pemimpi seperti memayu hayuning bawono, yakni menyatukan semuanya, menjadi dunia semakin indah.

Pemberitaan sebelumnya menyebutkan bahwa seniman Bawono merupakan pendukung pasangan Ganjar-Mahfud ambruk lemas dan meninggal dunia setelah tampil memainkan lakon wayang orang berdurasi pendek di hadapan Ganjar dan Mahfud di depan Balai Kota Surakarta.

Berdasarkan data KPU RI, daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih.

Baca juga :