Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli melontarkan kritik pedas terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait wacana kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Guntur menilai pernyataan Jokowi yang mengaku tak masalah jika ambang batas dinaikkan hingga 8 persen terkesan menantang Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra.
Jokowi sepertinya menantang Pak Prabowo dan Gerindra dengan menyebut angka 8 persen. Padahal, Gerindra hanya mengusulkan 5 persen, sementara angka 8 sangat identik dengan Presiden Prabowo, ujar Guntur kepada wartawan, Rabu (30/9).
Baca:9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Guntur kemudian menyinggung hasil Pemilu 2024. Ia mengingatkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal melenggang ke Senayan meski saat itu Jokowi masih aktif menjabat sebagai presiden dan PSI gencar mengidentifikasikan diri sebagai Partai Jokowi.