Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong Kota Semarang menjadi pusat pengembangan olahraga padel di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan minat masyarakat terhadap padel perlu diikuti dengan semakin banyak kompetisi, pembinaan atlet usia muda, serta kolaborasi yang melibatkan komunitas dan dunia usaha.
Saya berharap padel di Kota Semarang ini terus tumbuh. Tidak hanya atletnya menjadi banyak, tetapi menjadi olahraga yang diminati sehingga lapangan padelnya laku keras. Karena lapangan padel di Kota Semarang sudah sampai 30, kata Agustina saat menghadiri Closing Ceremony Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang 2026, Rabu (2/9/2026).
Menurut Agustina, keberadaan 30 lapangan padel di Kota Semarang menunjukkan olahraga tersebut memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Kompetisi berskala nasional menjadi salah satu cara untuk mempertemukan atlet dari berbagai daerah sekaligus memberi pengalaman bertanding bagi pemain yang sedang berkembang.
Perhatian terhadap regenerasi atlet juga terlihat dari dipertandingkannya kategori Kelompok Umur (KU)-14 putra dan putri. Agustina menilai kelompok usia tersebut penting sebagai bagian dari upaya menyiapkan atlet padel masa depan.
Kelompok usia 14 putra dan putri inilah yang nantinya akan menjadi harapan untuk bisa berada di dalam posisi atlet berprestasi. Namun tidak menutup kemungkinan, kelompok usia 14 putra dan putri ini juga nanti akan dikembangkan di banyak turnamen yang akan dilaksanakan di Kota Semarang, katanya.