Megawati di Abu Dhabi: Kepemimpinan Perempuan Bukan Dominasi, tapi Merawat dan Merangkul

Bicara di Forum Zayed Award, Megawati Ungkap Rahasia Redam Konflik Poso dan Ambon Melalui Empati Perempuan
Rabu, 04 Februari 2026 22:35 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Abu Dhabi, Gesuri.id Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, memberikan pesan kuat mengenai hakikat kepemimpinan perempuan dalam forum internasional Human Fraternity Majlis yang digelar di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Selasa (3/2/2026) waktu setempat.

Di hadapan para tokoh dunia dan pemimpin perempuan global, Megawati menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki kekuatan khas yang terletak pada kemampuan untuk merawat, bukan mendominasi. Baginya, kekuasaan harus dijalankan dengan naluri pelindung yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai seorang perempuan, saya membawa keyakinan bahwa kepemimpinan bukan tentang dominasi, melainkan tentang upaya merangkul dan merawat, serta bukan menindas, ujar Megawati dalam forum tersebut.

Megawati membagikan pengalaman historis saat ia memimpin Indonesia di masa transisi demokrasi yang rapuh pada awal dekade 2000-an. Saat itu, Indonesia menghadapi ujian berat berupa konflik horizontal di Poso (Sulawesi Tengah) dan Ambon (Maluku) yang mengancam persatuan nasional.

Alih-alih menggunakan kekuatan represif atau militeristik, Megawati memilih pendekatan yang ia sebut sebagai semangat kekeluargaan. Ia menekankan bahwa dalam situasi krisis, negara harus hadir sebagai penjamin rekonsiliasi.

Baca juga :