Ikuti Kami

Campuri Kasus Rizieq Bisa Jadi Bumerang untuk Jokowi

Campur tangan Jokowi pada proses hukum sejumlah tokoh seperti Rizieq Shihab yang dibelit kasus hukum bisa menjadi bumerang tersendiri.

Campuri Kasus Rizieq Bisa Jadi Bumerang untuk Jokowi
Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan campur tangan Jokowi pada proses hukum sejumlah tokoh seperti Rizieq Shihab yang dibelit kasus hukum bisa menjadi bumerang bagi Jokowi sendiri.

Sebab, lanjut Basarah, masyarakat akan menilai Jokowi menggunakan hukum sebagai instrumen tawar menawar politik. Padahal proses hukum dengan politik itu dua hal yang seharusnya dipisahkan.

Baca: Henry Yoso: Jangan Biarkan Rizieq Pecah Belah Bangsa

Hal ini dikatakan Basarah dalam acara talkshow sebuah stasiun televisi swasta, baru-baru ini. 

"Itu akan jadi  buah simalakama bagi Pak Jokowi, meski dalam diri beliau mungkin ada niat baik untuk mengakomodir hal itu," kata Wakil Sekjen PDI Perjuangan ini.

Padahal, Basarah mengatakan terkait kasus Rizieq sejatinya tidak ada yang melarang tokoh Front Pembela Islam (FPI) itu untuk pulang ke Tanah Air. Berdasarkan pernyataan beberapa pejabat yang memiliki otoritas terkait hal itu, seperti Direktur  Jenderal Imigrasi, Basarah mengatakan tidak ada kebijakan yang melarang Rizieq kembali ke Indonesia.

"Pak Moeldoko juga mengatakan beliau (Rizieq) pergi sendiri," kata Basarah.

Baca: Moeldoko: Rizieq Pulang Sendiri Saja, Tak Bisa Beli Tiket?

Seperti diketahui, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa kepulangan Rizieq Shihab menjadi salah satu syarat rekonsiliasi dari pihak Prabowo.  

Selain itu, menurut Muzani, pembebasan sejumlah pendukung Prabowo-Sandi yang sempat ditahan beberapa waktu terakhir juga menjadi syarat rekonsiliasi dengan Jokowi-Ma'ruf.

Quote