Ikuti Kami

Prasetyo Sebut Rotasi Pejabat Pemprov DKI Bermasalah

Rotasi yang belum tuntas dan menyisakan beberapa Pelaksana Tugas (Plt), menyebabkan banyak masalah.

 Prasetyo Sebut Rotasi Pejabat Pemprov DKI Bermasalah
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengritik rotasi pejabat di lingkungan Pemprov DKI oleh Gubernur Anies Baswedan pada Juli lalu.

Baca: Perombakan Pejabat, Prasetyo: Pembantu Anies tak Tahu Aturan

Menurutnya, rotasi yang belum tuntas dan menyisakan beberapa Pelaksana Tugas (Plt) tersebut, menyebabkan banyak masalah seperti buruknya perencanaan anggaran di APBD-Perubahan (APBD-P) 2018. 

Dampaknya, penyerapan anggaran semakin rendah karena realisasi program di SKPD kemungkinan berjalan tidak sesuai perencanaan. 

"Karena bukan apa-apa, kalau dia merumuskan (perencanaan), tiba-tiba dilantik pejabat definitifnya bukan dia. (Kalau ada masalah), kan kena yang dilantik. Bukan, yang kena Plt ini," ujar Prasetyo di kantornya, DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Selain itu, kebanyakan dari pejabat SKPD yang belum dilantik juga enggan mengusulkan program dalam APBD-P 2018. Sebab, hal itu dapat berdampak pada key performance indicator (KPI) pejabat bersangkutan.

Baca: Pejabat yang Dicopot Anies, Legislator Ingatkan Ini !

"Kan dia sebagai kuasa pengguna anggaran, kalau dia enggak terserap kan berpengaruh ke KPI. Nah ini jadi enggak usulkan program. Ini ke serapan sangat bahaya sekali," ujarnya.

Karena itu lah, kata politikus PDI Perjuangan tersebut, "sering saya bilang ke Gubernur, kalau lebih cepat (lantik pejabat definitif) lebih bagus".

Quote