Ikuti Kami

Asian Games, Dongkrak Kunjungan Wisman ke Tanah Air

Banyak pihak berharap melalui moment olahraga terbesar di Asia ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Asian Games, Dongkrak Kunjungan Wisman ke Tanah Air
Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang.

Jakarta, Gesuri.id – 24 hari menjelang pelaksaanaan Asian Games ke-18, yakni 18 Agustus 2018 banyak pihak berharap melalui moment olahraga terbesar di Asia ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Indonesia.

DKI Jakarta dan Palembang juga telah berbenah menyambut duta olahraga Asia, kesiapan infastruktur penunjang terus dikerjakan demi memanjakan para wisatawan.

Bagi anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang, Asian Games merupakan sarana yang paling efektif dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Secara eksklusif politisi PDI Perjuangan menjelaskan ke Gesuri.id di Jakarta, Kamis (26/7).

Perhelatan Asian Games sebentar lagi dan kemarin Obor Asian Games dibawa melintasi beberapa destinasi pariwisata di Tanah Air, bagaimana ibu melihat antusiasme ini?

Kedatangan api obor Asian Games 2018 dan melewati sejumlah daerah di Indonesia diharapkan bukan hanya mampu memberikan motivasi utk meningkatkan rasa percaya diri, sportivitas dan prestasi bagi generasi muda khususnya di bidang olahraga; tetapi juga diharapkan dapat mempromosikan pariwisata Indonesia khususnya daerah-daerah yg dilewati arak-arakan tersebut. 

Saya berharap melalui event ini, destinasi pariwisata didaerah tersebut juga dapat terpublikasi secara global sehingga dapat menarik perhatian wisatawan mancanegara. Saat Asian Games nanti yang datang ke Indonesia bukan cuma para atlet dan para official saja, tetapi juga para suporter serta para jurnalis manca negara. Asian Games 2018 diikuti 45 negara dan melibatkan kurang lebih 18.000 orang diluar penonton yg diperkirakan sampai 40.000 orang.

Momentum Asian Games saat ini seberapa besar bagi peningkatan pariwisata tanah air?

Pelaksanaan Asian Games pasti dam­paknya bukan hanya soal olahraga, mul­tipier-effect-nya juga ber­dampak bagi sektor lain di Indonesia. Salah satu sektor tersebut yaitu pariwisata. Dalam dunia pariwisata kita mengenal ada istilah “Sport tou­rism “ atau pa­ri­wisata olahraga, yg be­berapa tahun belakangan se­makin marak dan menjadi unggulan dibanyak ne­gara. 

Pemerintah berupaya melalui Asian Games 2018 akan mendatangkan tak kurang dari 24.000 wisatawan olahraga. Mulai dari atlet, ofisial, penonton, dan supporter dari negara-negara peserta Asian Games yang terdiri dari setidaknya 45 negara termasuk Indonesia. Hal ini tentu dapat mendorong perekonomian masyarakat nantinya.

Kesiapan kita menyambut para duta olahraga ini sudah sampai mana?

Komisi X DPR RI juga hari ini kebetulan baru selesai menggelar rapat bersama Kemenpora, Inasgoc dan Pemda DKI serta Pemda SumSel; semua persiapan sudah hampir rampung dan secara pribadi saya menilai bhw Indonesia, kita semua, sudah Siap dlm menggelar Asian games 2018..

Serangkaian promisi yang dilakukan apakah sudah berjalan efektif?

Promosi pariwisata sudah dilakukan cukup optimal oleh Pemerintah dlm hal ini Kementerian Pariwisata dan didukung oleh stakeholder pariwisata. Antara lain melalui program “Wonderful Indonesia” yg juga ikut mempromosikan Asian Games 2018 di event ASEAN Tourism Forum (ATF) 2018 di Thailand beberapa wkt lalu. Selain itu, disiapkan berbagai macam event, festival, pameran, hingga workshop kegiatan budaya lainnya. Melalui Asian Games 2018 ini jg diharapkan pariwisata Indonesia bakal disiarkan ke 45 negara sehingga diyakini akan membawa pengaruh yang jauh lebih besar bagi pariwisata Indonesia kedepan.

Langkah konkrit apa yang harus dilakukan pemerintah baik pariwisata maupun kementerian olahraga demi untuk mewujudnyatakan hal tersebut?

Tentunya untuk selain melakukan pembenahan sejumlah infrastruktur penunjang pariwisata serta melakukan promosi pariwisata, Pemerintah harus mendorong agar para pelaku wisata di detsinasi pariwisata meningkatkan keramah tamahan dalam pelayanan, penyajian masakan kuliner dan atraksi atraksi wisata yang menarik sehingga mampu memikat para wisatawan. Pemerintah perlu menggandeng industri, asosiasi, untuk dapat membuat paket-paket wisata yang dapat dipilih para atlet, official, maupun supporter dari berbagai negara nantinya.

Karena Asian Games hanya terpusat di dua provinsi, apakah provinsi lain mendapatkan ceruk wisata?

Secara umum menurut saya menilai bahwa dengan mendatangkan obor Asian Games melewati sejumlah destinasi wisata di berbagai daerah ini dapat menaikan branding dari destinasi itu sendiri ke publik domestik maupun dunia. Obor tersebut nantinya akan melewati  berbagai destinasi pariwisata di 18 provinsi dan 50 kota di Indonesia ini akan berakhir pada 18 Agustus saat api dibawa masuk ke Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sebagai tanda dimulainya event Asian Games 2018. 

Jadi saya rasa, walaupun venue kegiatan Asian games ini hanya di Jakarta dan Palembang, multiplayer effect bagi destinasi pariwisata di seluruh Indonesia akan merasakan imbas positifnya

Quote