Ikuti Kami

Soal e-KTP, Pramono: Itu Proyek Pemerintah Sepenuhnya

Pramono Anung menegaskan sebagai pimpinan DPR dirinya tidak pernah membahas soal e-KTP

Soal e-KTP, Pramono: Itu Proyek Pemerintah Sepenuhnya
Sekretaris Kabinet Pramono Anung

Jakarta, Gesuri.id- Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan dirinya sama sekali tidak berurusan dengan proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Meskipun dirinya saat itu menjadi pimpinan DPR, Pramono menegaskan proyek e-KTP tersebut sepenuhnya merupakan proyek pemerintah.

Pernyataan tegas Pramono ini disampaikan menanggapi kesaksian mantan Ketua DPR Setya Novanto yang dalam persidangan dugaan korupsi e-KTP menyebut nama-nama politisi PDI Perjuangan turut menerima aliran dana.

Untuk selengkapnya, berikut penjelasan dari politisi senior PDI Perjuangan tersebut yang disampaikan di Jakarta, Kamis (22/3):

Bagaimana tanggapan tentang disebutnya nama Anda oleh Setnov dalam persidangan korupsi proyek e-KTP?

Yang pertama, pada periode 2009 -2014 saya pimpinan DPR yang membawahi dan mengkordinasikan Komisi 4 sampai Komisi 7 dan sama sekali tidak berhubungan dengan Komisi 2 dan sama sekali tidak berhubungan dengan badan anggaran.

Yang kedua, kalau ada orang yang memberi, itu logikanya berhubungan dengan kewenangan, jabatan dan kedudukan. Nah, dalam hal tersebut, saya itu gak pernah ngomong satu kata pun yang berkaitan dan berhubungan dengan e-KTP. Termasuk semua pejabat yang diperiksa dan ada di persidangan kemarin, tidak ada satu pun yang pernah berbicara soal e-KTP dengan saya, Sama sekali tidak ada.

Yang ketiga, saya melihat dari media cetak, media online maupun televisi, jadi kan Pak Nov hanya berbicara selalu ‘katanya’, ‘katanya’ dan ‘katanya’ ditanya hakim selalu ‘katanya’, tetapi kalau mengenai dirinya, dia selalu bilang tidak ingat, jadi kalau mengenai orang lain yang katanya.

Maka demikian karena ini menyangkut integritas, saya sebagai orang yang panjang dalam karier politik, saya siap di konfrontir dengan siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Termasuk di persidangan, karena ini sudah menyangkut integritas, Dan sekali lagi saya tekankan kepada Pak Setnov, jika ingin menjadi "justice collaborator" jangan kemudian menyebut nama-nama yang dipikir dapat meringankan dirinya, karena saya yakin bukan malah akan meringankan.

Sebagai Pimpinan DPR, bukankah seharusnya Anda tahu ketika ada pembahasan proyek e-KTP?

Oh enggak, e-KTP itu adalah proyek pemerintah sepenuhnya. Mulai dari programnya, penganggarannya, semua ditangani oleh pemerintah dan mereka hanya berkonsultasi dengan Komisi 2.

Pimpinan DPR sama sekali tidak pernah membahas soal yang berkaitan dengan e-KTP, Silahkan di cek di DPR sekarang, kan pasti ada notulensi dan dokumen juga sebagainya. Kita sama sekali tidak pernah membahas. Jadi kalau saya sebagai pimpinan DPR yang katakanlah tidak ada hubungan dan urusannya dengan komisi 2, tidak ada hubungannya dengan Badan Anggaran, kenapa saya musti dikasih?, emangnya saya ini jagoan yang perlu dikasih.

Apakah  kenal dengan Made Oka dan Andi Narogong?

Made Oka saya kenal, tetapi kalau Andi Narogong saya nggak kenal.

Dengan Made Oka kenal bagaimana?
Jadi keluarga Mas Agung ini sangat dekat dengan keluarga Bung Karno, tapi sebenernya saya lebih dekat dengan Putra, kalau dengan Oka saya hanya sebatas kenal saja.

Ada rencana untuk melaporkan balik?

Ya, saya menunggu dulu perkembangan kasus ini. Kalau ini menyangkut soal integritas saya, ya pastinya lapor.

Kenal dengan Made Oka, apakah pernah berbicara soal e-KTP?

Nggak pernah.

Selain Anda, ada nama Puan juga, bagaimana sikap PDI Perjuangan mengenai ini?

Saya juga sudah membaca statement dari pak sekjen ya, tahun 2004 sampai tahun 2014 kita adalah partai oposisi.

Apakah ini ada kaitannya dengan tahun politik, supaya elektabilitas PDI Perjuangan menurun?

Ya karena ini sudah masuk kedalam tahun politik, yang begitu-begitu pasti ada, tapi saya katakan sekali lagi, integritas itu penting bahkkan sangat penting. Dan di sini saya hanya ingin menyampaikan yang berkaitan dengan saya, yang saya rasakan, dan saya lihat.

Quote