Ikuti Kami

Ansy Serahkan Mesin Rontok Padi Pada Petani Belu

"10 kelompok tani penerima Alsintan berasal dari Kecamatan Tasifeto Timur, Lamaknen, Raihat dan Tasifeto Barat".

Ansy Serahkan Mesin Rontok Padi Pada Petani Belu
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa 10 mesin rontok padi kepada 10 kelompok tani di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa 10 mesin rontok padi kepada 10 kelompok tani di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini. 

Baca: Ansy Lema Berhasil Perjuangkan Excavator & Traktor Bagi NTT

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Politisi PDI Perjuangan itu dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan). 

"10 kelompok tani penerima Alsintan berasal dari Kecamatan Tasifeto Timur, Lamaknen, Raihat dan Tasifeto Barat," ungkap Ansy. 

Penyerahan bantuan Alsintan diwakili oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belu Oktavianus Yongki Rorong, di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Belu.

Ansy  menjelaskan pemberian bantuan mesin rontok padi ini bermula dari keluhan para petani sawah di Kabupaten Belu.

Baca: Ansy Lema Soroti Manipulasi Ekspor Benih Lobster

Selama ini, sambung Ansy, para petani memakai mesin rontok padi dengan cara rental. Mereka harus membayar Rp.10.000-Rp.15.000 sekali rontok. Harga tersebut belum termasuk biaya untuk bahan bakar minyak

"Karena mahalnya biaya rental, banyak petani lebih memilih untuk tetap merontok padi secara manual (tradisional). Sayangnya, menggunakan tenaga manual menyita banyak waktu dan menguras tenaga," papar Anggota DPR dari Dapil NTT II itu.

Kini, lanjut Ansy, para petani mengaku sangat senang karena telah memiliki sendiri mesin rontok padi.

Mereka dapat menghemat pengeluaran, mempercepat proses pasca panen, sekaligus menghemat tenaga dan waktu.  

"Lebih dari itu, bantuan mesin rontok padi dapat memacu semangat mereka untuk meningkatkan produktivitas pangan dan efisiensi kerja," ujar Ansy. 

Ansy pun berpesan kepada para kelompok tani agar memanfaatkan Alsintan tersebut sesuai peruntukannya, serta merawatnya dengan disiplin agar bertahan lama.

Baca: Ansy Lema Dorong Investigasi Pencemaran PLTU Ropa

"Jaga, rawat, dan gunakan alat tersebut sebaik-baiknya. Mesin yang tidak dirawat akan cepat rusak. Jika Alsintan sudah memperlihatkan rusak ringan, tetapi tidak dilakukan perbaikan, maka rusak ringan ini akan menjadi rusak berat," ujar Ansy. 

"Semoga berbagai bantuan hasil aspirasi-kerja sama dengan mitra Komisi IV turut berkontribusi bagi percepatan pembangunan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Belu di perbatasan," tambahnya.

Quote