Ikuti Kami

DPRD Pelalawan Kecewa Batalnya Pembangunan Puskesmas

Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap di Kecamatan Bandar Petalangan di tahun 2019 dibatalkan.

DPRD Pelalawan Kecewa Batalnya Pembangunan Puskesmas
Anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Syafrizal.

Pelawan, Gesuri.id - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan, Provinsi Riau mengaku kecewa dengan dibatalkannya kembali pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap di Kecamatan Bandar Petalangan di tahun 2019.

Kegagalan penganggaran untuk kedua kali ini diakibatkan oleh kesalahan yang sama sebelumnya. Yakni sertifikat lahan yang akan dibangun belum tuntas diurus oleh Diskes dan pemda Pelalawan.

Baca: DPRD Kota Surabaya Soroti Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau

"Siapa yang tidak kecewa. Dua kali gagal dianggarkan oleh karena kesalahan yang sama. Ini sepertinya main-main dan seakan tak peduli," ungkap anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Syafrizal di Pelalawan, Rabu (10/10).

Syafrizal menyatakan, akibat kegagalan pengangaran ini alhasil anggaran sebesar Rp 4,6 Miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) batal mengucur ke Pelalawan.

Dana segar itu harus kembali ke pemerintah pusat atas kelalaian dari pemda.

Padahal, kata Syafrizal, pihaknya jauh-jauh hari sudah menekankan terkait surat tanah puskesmas tersebut.

Saat Panitia Khusus (Pansus) LPKJ tahun 2017 turun ke lokasi puskesmas di Bandar Petalangan, persoalan alas hak tanah sudah tuntas dari masyarakat serta pemerintahan desa.

Baca: Dewanti Serahkan Langsung Bantuan Kesehatan ke Warga

Namun dalam perjalanannya, ternyata surat tanah tersebut tak sampai ke Diskes dan pemda hingga tak bisa lagi diusulkan ke pemerintah pusat mengingat tenggat waktu pengusulan sudah habis.

"Kita tak tau apa motivasi pemda dan instansi berwenang dalam masalah ini. Pastinya ini tak sesuai lagi dengan program Pelalawan Sehat yang selama ini digaungkan pemda," tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Quote