Ikuti Kami

Kenneth: Puskesmas Harus Berprikemanusian

Puskesmas agar tidak mempersulit warga disaat keadaan darurat, terutama dalam hal administrasi.

Kenneth: Puskesmas Harus Berprikemanusian
Politikus PDI Perjuangan yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth.

Jakarta, Gesuri.id - Politikus PDI Perjuangan yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar segera mengevaluasi sejumlah Puskesmas maupun rumah sakit di Jakarta.

Hal itu, lanjutnya, agar tidak mempersulit warga disaat keadaan darurat, terutama dalam hal administrasi.

Baca: Hardiyanto Kenneth Selalu Komitmen Dengan Janji Kampanye

"Dinkes Jakarta harus segera mengadakan evaluasi, jangan mempersulit warga Jakarta yang tertimpa musibah," ungkapnya dilansir dari tribunnews.com, Kamis (19/9).

Seperti diketahui Nenek Dian menggendong jasad cucunya setelah lahir prematur di Puskesmas Kecamatan Cilincing, dari janin anaknya berinisial IN (16).

Aiptu Wayan Putu, salah satu anggota Polres Jakarta Utara telah menolong Dian Islami Yati (36), saat berjalan kaki sambil menggendong jasad bayi di Jalan Akses Marunda, Cilincing Jakarta Utara. 

"Saya mengapresiasi aksi tanggap Pak Aiptu Wayan Putu, anggota polisi yang menolong Ibu Dian, disaat berjalan kaki sambil menggendong jasad cucunya itu," kata Kenneth dalam keterangannya, Rabu (18/9).

Kent-sapaan akrab Hardiyanto Kenneth- itu menyayangkan sikap pihak Puskesmas Kecamatan Cilincing yang telah menelantarkan Nenek Dian dengan berdalih harus menyelesaikan administrasi kematian.

Kent menegaskan jika keadaan darurat seperti hal tersebut untuk mengurusi administrasi yang berbelit-belit bisa dikerjakan setelahnya.

"Tak perlu lah mengurusi administrasi yang berbelit-belit, karena Ibu Dian ingin segera menguburkan cucunya, kasihan kalau menunggu dua jam lamanya hanya untuk mengurus administrasi.ini menyangkut masalah kemanusiaan, tolonglah agak fleksibel sedikit dalam hal pelayanan,” ia menambahkan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Edison Saputra mengatakan, pihaknya telah menawarkan Dian Islamiyati untuk menggunakan mobil jenazah.

Baca: Hardiyanto Lunasi Tunggakan & Tebus Ijazah Dias Saputra

Namun standar operasional puskesmas menyatakan bahwa mobil jenazah bisa diberikan setelah pasien mengurusi surat-surat kematian.

Setelah itu, pasien juga mesti menunggu mobil jenazah yang tersedia selama dua jam. Mobil jenazah tidak tersedia di Puskesmas Kecamatan Cilincing tidak tersedia karena pengurusannya berada di Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman.

Quote