Ikuti Kami

Politisi PDI Perjuangan Diapresiasi Karena Gelar Gesah Desa

Kegiatan itu menghadirkan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyuwangi.

Politisi PDI Perjuangan Diapresiasi Karena Gelar Gesah Desa
Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan, Ficky Septalinda pada Minggu (10/2) melakukan kegiatan Gesah Desa dalam rangka reses. 

Banyuwangi, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan, Ficky Septalinda pada Minggu (10/2) melakukan kegiatan Gesah Desa dalam rangka reses. 

Kegiatan itu menghadirkan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Banyuwangi.

"Sengaja reses kali ini saya menghadirkan anggota BPD. Tujuannya ingin mengetahui lebih jauh berbagai permasalahan yang ada di desa," ungkap Ficky.

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi I itu tampak begitu antusias mendengarkan aspirasi yang disampaikan oleh beberapa BPD. Dia berjanji akan segera menindaklanjuti berbagai aspirasi itu sebagaimana tugas dan kewenangannya.

Tak hanya itu, ia juga nampak terkejut dengan realita dengan masih banyak dan kompleksnya persoalan implementasi regulasi di Desa.

Menurut Ficky, BPD dan Kepala Desa (Kades) adalah mitra dan sama-sama penyelenggara pemerintahan Desa. Oleh sebab itu hendaknya, kedua pihak jangan saling berebut kuasa dan menjatuhkan, apalagi bermusuhan.

"Keduanya harus bermitra dengan baik dan saling menghargai fungsi masing-masing yang diatur dalam Undang-Undang Desa beserta segenap regulasi turunannya. Kalau para pihak patuh pada peraturan yang ada, pasti Desa akan hadir bermanfaat nyata bagi masyarakatnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi, Rudi Hartono Latief, mengaku sangat mengapresiasi acara reses ini. Menurutnya, sebagai anggota DPRD perempuan, sudah banyak yang dilakukan Ficky selama menjabat sebagai Ketua Komisi l DPRD Banyuwangi. Diantaranya adalah membentuk Perda Pilkades, BPD, Perangkat Desa serta BUMDesa.

Menurut Rudi, reses yang diselenggarakan dengan menghadirkan seluruh pimpinan Badan Permusyawaratan Desa se-Dapil 5 yaitu Kecamatan Kalibaru, Glenmore, Sempu, dan Genteng adalah kegiatan yang sangat wajar. Karena Ficky dekat dengan BPD selaku penyelenggara pemerintahan Desa,

"Sudah menjadi tugasnya juga, sekaligus panggilan jiwanya yang memang peduli masyarakat desa. Itu makanya dia menikmati 10 tahun menjadi Ketua Komisi I, yang merupakan ladang perjuangannya di lembaga legislatif," jelas Rudi.

Sebagai Ketua Asosiasi BPD, Rudi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada secara institusi maupun personal kepada Ficky, karena telah berkali-kali mendukung aspirasi maupun kegiatan Asosiasi. 

Saat Asosiasi BPD mendesak agar segera diterbitkannya Peraturan Bupati tentang program sertifikat murah melalui PTSL, Politisi PDI Perjuangan ini bersama Ketua DPRD benar-benar mendukung aspirasi itu hingga sukses. Sehingga program sertifikat murah yang saat ini dilaksanakan berbagai Desa sudah bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

"Banyak sekali langkah nyata yang dilakukan untuk Desa. Dan kebersamaannya dengan Asosiasi BPD pun ternyata juga bukan hal baru. Bukan sekali dua kali ia bersinergi baik dalam bentuk mensupport penyelenggaraan Gesah Desa maupun berbagai kegiatan lainnya. Bagi kami, tidak ada satupun alasan untuk menolak saat anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menawarkan silaturahmi melalui forum reses ke kami," ujar Rudi.

Quote