Ikuti Kami

Soal Ujian "Anies Diejek Mega", PDI Perjuangan: Memalukan!

Ima meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengambil tindakan tegas kepada sekolah yang membuat soal itu.

Soal Ujian
Soal ujian yang bermaterikan "Anies Diejek Mega"

Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan menilai soal ujian yang mengaitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masuk dalam soal ujian adalah hal yang memalukan.

"Ini memalukan. Guru yang seharusnya menjadi contoh dan teladan malah memasukkan politik praktis dalam materi pengajarannya. Jelas ini adalah bentuk politik yang masuk institusi pendidikan. Sangat memalukan," kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Ima Mahdiah di Jakarta, Sabtu (12/12).

Baca: Ahok Geram Akan Isu Kenaikan Gaji DPRD DKI

Ima meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengambil tindakan tegas kepada sekolah yang membuat soal itu. Dia juga menyinggung kasus SARA di SMA 58 beberapa waktu yang lalu.

"Saya juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk menjatuhkan hukuman yang tegas. Jangan ada pembiaran. Jika dibiarkan seperti kasus SMA 58, tidak akan ada efek jera dan tidak akan ada kapoknya oknum-oknum itu terus melakukan politisasi di institusi pendidikan," katanya.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu akan mengusulkan kepada pimpinan untuk memanggil Dinas Pendidikan DKI. Dia meminta agar persoalan ini dijelaskan dalam rapat.

"Akan saya usulkan ke pimpinan Komisi E untuk dipanggil di satu sesi rapat," katanya.

Baca: Pelajar Bhineka Tunggal Ika Kembali Lapor Guru Intoleran

Lebih lanjut Ima mengaku telah menerima informasi sekolah yang membuat soal tersebut. Laporan juga sudah masuk ke Sekretaris Komisi (Sekom) E, yang membidangi pendidikan.

"Sekom E sudah dapat laporan juga. Saya pribadi juga sudah. SMP 250 Cipete, ya. Guru agama SMP 250," katanya.

Quote