Ikuti Kami

Adian: Tak Ada Larangan Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres

Pemerintah akan menaikkan gaji PNS pada awal bulan April 2019.

Adian: Tak Ada Larangan Naikkan Gaji PNS Jelang Pilpres
Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu.

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menilai positif rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Seperti diketahui, Jokowi mengatakan pemerintah akan menaikkan gaji PNS pada awal bulan April 2019.

Baca: Hasto: Kenaikan Gaji PNS Tidak Ada Kaitan dengan Pilpres

Menurut Adian Napitupulu, keputusan dinaikkannya gaji PNS adalah sesuatu yang wajar, sekalipun kenaikan gaji PNS tersebut direalisasikan menjelang Pilpres 2019.

Sebab, kata dia, tidak ada aturan yang melarang menaikkan gaji ASN menjelang pemilihan presiden.

"Alat ukur kita sederhana, melanggar undang-undang tidak? Ada hal lain yang merugikan bangsa ini tidak? kalu tidak ya jalan saja," ujar Adian, baru-baru ini. 

Adian tak mau ambil pusing atas munculnya asumsi yang menyebut bahwa kenaikan gaji PNS pada awal bulan April 2019 adalah untuk mendongkrak elektabilitas Jokowi.

"Kalau menurut saya asumsi-asumsi yang sifatnya seperti itu ga usah dipikirin," terangnya.

Adian pun tak menyalahkan bila ada pihak yang berasumsi lain terkait kenaikan gaji PNS.

"Kalau orang berpikir seperti itu tak apa-apa.Tapi alat ukur benar atau tidaknya sebuah kebijakan bukan komentar orang lain," jelas aktivis 1998 itu.

Baca: Di Tahun 2019, Jokowi akan Naikkan Gaji PNS dan Pensiunan

Di sisi lain, Adian juga mengklaim bahwa saat ini pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin telah unggul di sejumlah lembaga survei. Saat ini, lanjut Adian, selisih kemenangan Jokowi terhadap pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi berkisar antar 18 sampai 26 persen.

"Kalau mau diputar-putar tetap kalah 02, artinya saya bicara dalam konteks riset berbasis ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan," ujar Adian.

Quote