Ikuti Kami

DPRD DKI Soroti Pemanfaatan BUMD di Rusunami Dp Nol Persen

Program tidak diminati publik akibat tidak jelasnya payung hukum dan lambannya realisasi.

DPRD DKI Soroti Pemanfaatan BUMD di Rusunami Dp Nol Persen
Ilustrasi.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi D DPRD DKI Pantas Nainggolan meyakini pemanfaatan BUMD untuk mengerjakan rusunami DP Rp 0 merupakan taktik Gubernur DKI, Anies Baswedan agar program tersebut bisa lebih mulus dieksekusi.

Hal itu, Ia melanjutkan, karena sempat adanya kebingungan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dalam merealisasikan program yang belum jelas payung hukumnya.

Baca: DPRD DKI: Pendaftaran Rumah DP Nol Persen Tak Berdasar Hukum

"Dinas Perumahan telah gagal, tidak bisa merealisasikan DP Rp 0 maka dia dorong ke BUMD. Secara yuridis mereka tidak menemukan dasar hukum, maka didorong ke BUMD karena posisinya sama seperti swasta yang bisa menjual dan membeli," ungkap Pantas, baru-baru ini.

Baca: Gembong: Rumah Samawa Anies Tak Memihak Rakyat Miskin

Pantas juga menilai program tersebut bakal tidak diminati publik akibat tidak jelasnya payung hukum dan lambannya realisasi. Dia mengusulkan lebih baik pemerintah fokus pada pembangunan rusunawa daripada memaksakan rusunami DP Rp 0.

"Kalau mau menyelesaikan kependudukan, tata ruang, harus dengan rusun karena pengendaliannya di pemerintah. Yang dibutuhkan masyarakat itu rumah tinggal yang layak. Rusun perawatan dilakukan oleh pemerintah bila perlu disubsidi," ujarnya.

Quote