Ikuti Kami

Ganjar Ajak Masyarakat untuk Tertib Lalu Lintas

Ganjar sangat mendukung gerakan Millennal Road Safety Festival ini sebagai langkah untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Ganjar Ajak Masyarakat untuk Tertib Lalu Lintas
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat hendak gowes bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi, di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (17/2) pagi.

Semarang, Gesuri.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum milenial untuk tertib berlalu lintas. Sikap tertib tersebut sangat penting karena angka kecelakaan di jalan raya cukup tinggi, di mana mayoritas korban adalah kaum milenial dengan usia antara 15-40 tahun.

Ajakan itu disampaikan Ganjar saat hendak gowes bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi, di Mapolda Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (17/2) pagi.

Baca: Ganjar: Sampaikan Informasi secara Lebih Luwes

Gowes bersama tersebut digelar dalam rangka menyukseskan acara Millennial Road Safety Festival yang dihelat Mabes Polri.

“Saya sangat mendukung gerakan Millennal Road Safety Festival ini sebagai langkah untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Kesadaran ini penting, mengingat angka kecelakaan di jalan masih cukup tinggi,” kata Ganjar.

Ditambahkan, gerakan sosialisasi tersebut merupakan langkah tepat dan efektif selain upaya lain yang dilakukan oleh kepolisian. Menurutnya, dengan menggelar kegiatan festival semacam ini dan melibatkan masyarakat khususnya kaum milenial, tujuan dan harapan tersebut dapat tercapai.

“Yuk kita tertib berlalu lintas. Tertib itu keren,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, program Millennial Road Safety Festival merupakan program nasional yang digagas Mabes Polri. Kegiatan gowes dilakukan sebagai salah satu cara untuk menyukseskan program tersebut.

“Gerakan Millennial Road Safety Festival ini digelar atas dasar tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalanan, yang didominasi pelanggaran lalu lintas. Untuk itu, kesadaran tertib berlalu lintas harus ditumbuhkan di kalangan masyarakat,” tuturnya.

Di Indonesia, lanjut Condro, setiap hari ada 70-80 orang meninggal karena kecelakaan. Berarti, rata-rata ada 30.000 orang per tahun yang meninggal di jalanan.

“Di Jawa Tengah ini rata-rata delapan sampai sembilan orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas setiap harinya. Di seluruh dunia, setiap 2,5 jam ada satu orang meninggal dunia,” tegasnya.

Dari para korban kecelakaan itu, terang Condro, 40 persennya adalah kaum milenial dengan usia antara 15-40 tahun. Untuk itulah, Polri menggelar event Millennial Road Safety Festival secara serentak.

Baca: Jadi Duta "He for She", Ini Langkah Kongkret Gubernur Ganjar

“Kita harapkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan gowes ini, maka sosialisasi tentang tertib berlalu lintas dapat efektif. Dengan mengajak masyarakat hari ini untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas, kemudian mereka membentuk komunitas, maka kecelakaan di jalan raya akan berkurang,” tutupnya.

Acara gowes dalam rangka Millennial Road Safety Festival yang digelar Polda Jateng diikuti omribuan orang, terdiri dari usia dewasa hingga anak-anak. Mereka mulai start dari depan Mapolda Jateng dan finish di Java Mall Semarang, dengan jarak tempuh sekitar 10 kilometer. Selain aneka hiburan dan sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas, dalam kegiatan itu juga diberikan sejumlah hadiah menarik kepada peserta.

Quote