Ikuti Kami

Kelangkaan Bawang Putih, Diduga Ada Oknum Importir 'Bermain'

Penyebab kelangkaan bawang putih di pasaran karena sudah dijadikan mainan oleh importir untuk meraup keuntungan besar.

Kelangkaan Bawang Putih, Diduga Ada Oknum Importir 'Bermain'
Anggota DPR RI  Komisi IV Mindo Sianipar

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI  Komisi IV Mindo Sianipar menengarai, penyebab kelangkaan bawang putih di pasaran karena sudah dijadikan mainan oleh importir untuk meraup keuntungan besar.

"Kementerian Perdagangan segeralah hentikan impor dan polemik bawang putih itu. Kita tanam bawang kita sendiri aja,” tutur Mindo Sianipar, Minggu (12/5).

Baca: Masyarakat Harus Dukung Program Pertanian Pemerintah

Pria yang puluhan tahun menggeluti sektor pertanian ini menegaskan, Indonesia masih memiliki lahan yang luas dan cocok untuk ditanami bawang putih. Selain itu, kebutuhan dalam negeri tidak seheboh yang digembar-gemborkan sejumlah pihak.

"Indonesia bisa menanam bawang putihnya sendiri. Dan jika menanam sendiri, hasilnya bisa lebih dari mencukupi untuk kebutuhan kita. Mungkin bisa kita yang malah akan mengekspor," tuturnya.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menggambarkan, dengan menanam bawang putih sendiri, petani-petani bawang di Indonesia akan bekerja dengan giat dan mampu membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan mereka.

Selama enam bulan tidak makan bawang putih, kita tidak akan mati kok. Selama itu pula kita bisa menanam dan memproduksi bawang putih kita. Emangnya terus mati kita kalau tak makan bawang putih selama enam bulan?” tantangnya.

Baca: Pemprov Bali Komitmen Terapkan Pertanian Organik

Ke depan, menurut dia, Indonesia juga harus mengurangi impor untuk semua jenis komoditas pangan. Dengan memberdayakan petani Indonesia, kebutuhan pangan seperti bawang putih itu tidak akan sulit dipenuhi.

Tinggal nantinya, pemerintah mengatur harga yang mampu menyejahterakan petani, yang mampu membuat harga juga terjangkau oleh masyarakat. Jangan biarkan tengkulak atau importir yang berkuasa di situ. Supaya masyarakat dan petani kita yang sejahtera," pungkasnya.

Quote