Ikuti Kami

Suhu Politik Memanas, Ganjar: Jangan Bicara Jelek

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan warga agar santun dalam menyampaikan aspirasinya, terutama di media sosial.

Suhu Politik Memanas, Ganjar: Jangan Bicara Jelek
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Jepara, Gesuri.id – Jelang pemilihan umum, baik di tingkat desa hingga tingkat pusat, akan diikuti dengan memanasnya suhu politik. Masing-masing pendukung akan mengunggulkan calon yang diusung, dengan cara yang terkadang menjatuhkan calon lawannya.

Saat bertemu warga Bugel di Kantor Desa Bugel dalam acara Sedekah Bumi Desa Bugel sekaligus menyambut HUT ke-73 RI, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan warga agar santun dalam menyampaikan aspirasinya, terutama di media sosial. Sebab, banyak masyarakat yang pada saat menjelang pemilihan pemimpin baru, menuangkan pendapatnya terhadap calon lawan dengan kalimat yang kurang santun.

Baca: Ganjar: Budi Pekerti Lebih Mahal Dibanding Nilai Matematika

“Nyuwun sewu, ngendikane aja elek. Amargi napa, biasane angger ning FB napa medsos liyane, sok galak-galake ora umum. Gek omongane elek-elek. Dirungokke ora enak. Diwaca ya ora sedep (Maaf, bicaranya jangan jelek. Kenapa? Biasanya di FB dan medsos lainnya, semua galak. Bicaranya jelek. Didengar tidak enak. Dibaca tidak sedap,” katanya, Kamis (9/8)

Ditandaskan, masyarakat boleh punya pilihan yang berbeda. Namun yang menjadi catatan, tidak boleh sampai bertengkar. Sikap, dan tanggapan yang disampaikan harus dilandasi dengan akal sehat.

Baca: Ganjar Minta Media Selalu Junjung Etika Jurnalistik

Sebelumnya, Gubernur Ganjar Pranowo meresmikan klinik Masyithoh PC Muslimat NU Kabupaten Jepara. Fasilitas klinik yang dibangun dengan cara gotong royong oleh warga NU tersebut antara lain rawat inap kelas 1 hingga 3, ruang KB, UGD, dan klinik kecantikan. Untuk melengkapi fasilitas klinik, Ganjar akan memberikan bantuan 10 tempat tidur dan 1 unit ambulance jenasah.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, klinik tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang tidak mampu.

Quote