Ikuti Kami

BTP Gabung, Suara Jokowi-Ma'ruf Tak Akan Tergerus

Masyarakat pilih Jokowi bukan karena faktor Ahok dukung Pak Jokowi atau tidak.

BTP Gabung, Suara Jokowi-Ma'ruf Tak Akan Tergerus
Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris.

Jakarta, Gesuri.id - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau yang akrab disapa Ahok sudah resmi bergabung dengan PDI Perjuangan. Ahok memamerkan jas merah saat keluar dari ruang Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bali di Denpasar, Jumat (8/2).

Politisi PDI Perjuangan Charles Honoris meyakini bergabungnya Ahok tidak akan menggerus perolehan suara capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi- Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden.

Meskipun ada saja sekelompok orang yang akan menggoyangkan suara Jokowi-Ma'ruf Amin dengan bergabungnya Ahok ke PDI Perjuangan. Justru sebaliknya, Charles optimis suara Jokowi-Ma'ruf bakal semakin kuat.

"Kalau menurut saya tidak semudah itu ya, masyarakat pilih Jokowi bukan karena faktor Ahok dukung Pak Jokowi atau tidak. Masyarakat pilih Jokowi karena rekam jejak pak Jokowi sudah untuk rakyat Indonesia. Menurut saya pengaruhnya tidak hitam putih seperti itu, bahwa memang misalkan ada sekelompok masyarakat yang memang tidak pilih Jokowi karena pak Ahok mungkin bisa saja. Tapi saya yakin mayoritas masyarakat Indonesia akan memilih berdasarkan program kerja visi misi rekam jejak kandidat pasangan itu. Menurut saya tidak signifikan (pengaruh)," jelas Charles di Jakarta Barat, Minggu (10/2).

Charles mengaku telah lama mengetahui bahwa mantan suami Veronica Tan itu akan berlabuh ke partainya. Itu diketahui saat Ahok membuat kartu anggota partai bulan lalu.

"Saya sudah tahu sebetulnya pak Ahok bikin kartu anggota, tetapi walaupun beliau udah komitmen sudah tidak aktif politik praktis ya. Beliau hanya bergabung di PDI Perjuangan hanya sebagai anggota biasa saja," kata Charles.

Menurutnya, semua warga Indonesia berhak memilih dalam berpolitik. Dia berharap, Ahok dapat berkarya di PDIP demi bangsa Indonesia. "Saya berharap pak Ahok bisa berkarya untuk Indonesia melalui PDI Perjuangan," tegasnya.

Quote