Ikuti Kami

Jokowi Kembali Tegaskan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur

Pembangunan pelabuhan, bandara, pembangkit tenaga listrik, jalan tol, hingga bendungan dilakukan untuk membangun daerah-daerah.

Jokowi Kembali Tegaskan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) menandatangani gitar tipis buatan anak bangsa saat menghadiri deklarasi dukungan dari alumni SMA se-Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Jakarta, Gesuri.id - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pentingnya pembangunan infrastruktur di seluruh daerah di Indonesia.

"Semuanya memerlukan infrastruktur karena infrastruktur menjadi prasyarat dan fondasi bagi kita yang ingin berkompetisi dengan negara lain," kata Jokowi dalam sambutannya dalam acara Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (10/2).

Baca: Jokowi: Yang Suruh Makan Jalan Tol Siapa? Sakit Perut Nanti

Menurut mantan Wali Kota Solo dua periode tersebut, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, pembangkit tenaga listrik, jalan tol, hingga bendungan dilakukan untuk membangun daerah-daerah.

Ada 514 kabupaten dan kota dalam 34 provinsi yang memerlukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Memang kadang-kadang ada hal-hal yang pahit, memang ada hal yang sakit. Tapi percaya bahwa infrastruktur sangat penting bagi Indonesia sekarang," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi menilai pembangunan infrastruktur memberikan dampak positif kepada perekonomian Indonesia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Selama empat tahun pemerintahan Jokowi-JK, telah dibangun jalan tol sepanjang 782 kilometer.

Sementara itu, total target pembangunan jalan tol hingga akhir 2019 di Indonesia yakni 1.854 kilometer.

Baca: Inilah Alasan Jokowi Konsentrasi pada Infrastruktur

Kemudian infrastruktur skala kecil juga dibangun oleh pemerintahan Kabinet Kerja salah satunya melalui program Dana Desa.

Dana desa hingga pada akhir 2018 juga dimanfaatkan untuk membangun 191 ribu kilometer jalan desa, 58 ribu unit irigasi, dan 6.900 pasar-pasar di sejumlah desa.

Quote