Ikuti Kami

PDI Perjuangan Kuasai 3 Dapil di DKI Jakarta, Ini Jawaranya

PDI Perjuangan unggul dalam rekapitulasi suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk DPR-RI di tiga daerah pemilihan DKI Jakarta. 

PDI Perjuangan Kuasai 3 Dapil di DKI Jakarta, Ini Jawaranya
ilustrasi kampanye PDI Perjuangan.

Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan unggul dalam rekapitulasi suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk DPR-RI di tiga daerah pemilihan DKI Jakarta. 

Rekapitulasi tersebut untuk pemungutan suara yang memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).

Baca: Sabam Sirait Dipastikan Lolos ke DPD RI

Berdasarkan rekapitulasi suara yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Jumat (17/5), PDI Perjuangan meraih suara terbanyak di tiga dapil, yakni Dapil 1 Jakarta Timur, Dapil 2 Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan serta Dapil 3 Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. 

Di Dapil 1, Partai dengan logo banteng moncong putih ini memperoleh 360.141 suara, di Dapil 2, PDI Perjuangan memperoleh 387.959 suara serta di Dapil 3, perolehan suara PDI Perjuangan adalah 669.652.

Berikut nama-nama kader PDI Perjuangan yang lolos ke Senayan dari ketiga dapil tersebut :

1.) Putra Nababan (Dapil 1 Jakarta Timur),
2.) Sondang Tiar Debora Tampubolon (Dapil 1 Jakarta Timur),
3.) Eriko Sutarduga (Dapil 2 Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan)
4.) Masinton Pasaribu (Dapil 2 Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan)
5.) Darmadi Durianto (Dapil 3 Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu)
6.) Charles Honoris (Dapil 3 Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu)

Posisi PDI Perjuangan dibuntuti oleh Partai Gerindra di posisi kedua di seluruh dapil di DKI Jakarta, yakni di Dapil 1 dengan 251.054 suara, Dapil 2 dengan 315.428 suara dan Dapil 3 dengan 344.131 suara.

Proses rekapitulasi suara Pemilu Legislatif DPR untuk tiga dapil di DKI Jakarta itu berlangsung lancar dan nyaris tanpa adanya interupsi. 

Baca: Lalui Puluhan Ribu Kilometer, Sihar Melenggang ke Senayan

Namun di akhir rekapitulasi ada lima partai yang menolak menandatangani penetapan hasil rekapitulasi suara, yakni Hanura, Gerindra, PKB, PPP dan Golkar. 

Penolakan Hanura, Gerindra, PKB, dan PPP dikarenakan persoalan mandat dari pimpinan partai. Sementara Golkar  menolak menandatangani hasil rekapitulasi di Dapil 3 saja karena menuding ada penggelembungan suara.

Quote